Desa Anggana Latih Kader PKK Jadi Motor Penggerak Keluarga Tangguh


Sudutindonesia.info, Kukar – Pemerintah Desa Anggana memperkuat peran perempuan melalui pelatihan peningkatan kapasitas kelompok PKK tingkat RT yang digelar di Gedung Serbaguna pada Senin (30/6/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program BKKD RT Tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan keluarga serta masyarakat desa.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pihak penting, antara lain perwakilan Kecamatan Anggana, Danramil, Ketua BPD, Pendamping Desa, dan seluruh kader PKK dari setiap RT. Suasana acara berlangsung meriah dan penuh semangat, menunjukkan antusiasme tinggi para peserta terhadap pelatihan yang diberikan.
Kepala Desa Anggana, Rahmayanti, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan kader PKK agar dapat lebih berdaya dalam menjalankan tugas sosialnya di masyarakat.
“Melalui program ini, kami berharap ibu-ibu PKK lebih memahami peran strategis mereka dalam membangun keluarga dan lingkungan,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa PKK bukan sekadar organisasi pendukung acara seremonial, tetapi garda terdepan dalam pembinaan keluarga dan penggerak utama pembangunan berbasis masyarakat di tingkat desa.
“PKK harus mampu menjembatani kebutuhan warga, terutama dalam penguatan ekonomi rumah tangga, ketahanan keluarga, dan upaya pencegahan stunting,” imbuh Rahmayanti.
Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum pelatihan, tetapi juga sebagai sarana bertukar pengalaman antar kader PKK dari berbagai RT. Materi pelatihan mencakup manajemen organisasi PKK, strategi peningkatan kesejahteraan keluarga, serta pengelolaan program berbasis masyarakat yang bersumber dari dana desa.
Para peserta diberikan ruang untuk berdiskusi secara interaktif dan menyampaikan tantangan yang dihadapi di lapangan, sehingga solusi yang muncul berasal langsung dari dinamika riil masyarakat.
“Kami merasa lebih termotivasi setelah mengikuti pelatihan ini, apalagi bisa berdiskusi langsung dengan kader dari RT lain,” kata salah satu peserta kegiatan.
Menurutnya, program seperti ini perlu dilaksanakan rutin agar kemampuan kader terus berkembang, dan mereka bisa menjalankan peran sosialnya dengan lebih percaya diri dan terarah.
Pemerintah Desa Anggana memastikan akan terus mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya yang menyasar kelompok perempuan, agar pembangunan desa dapat berjalan secara inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen mengalokasikan anggaran desa untuk kegiatan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, termasuk penguatan struktur PKK,” ujar Rahmayanti menutup sambutannya.
Dengan pelatihan ini, Pemerintah Desa Anggana berharap kader PKK mampu menjadi agen perubahan yang memperkuat ketahanan keluarga serta memajukan ekonomi rumah tangga melalui pendekatan yang tepat sasaran.(ADV/ARI)

