Beranda » DAERAH » Alfamidi Gelar Edukasi Gizi Balita di Palangkaraya dan Banjarmasin

Alfamidi Gelar Edukasi Gizi Balita di Palangkaraya dan Banjarmasin

Sudutindonesia.info, Banjarmasin – Alfamidi menggelar kegiatan edukasi keluarga balita di Kota Palangkaraya dan Banjarmasin yang diikuti sekitar 200 keluarga, sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility bidang kesehatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan puskesmas setempat pada Januari 2026.

Kegiatan edukasi tersebut menyasar orang tua balita dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemberian ASI dan MPASI yang tepat usia, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi yang mudah dipahami dan berbasis kebutuhan keluarga.

Mengusung tema ASI dan MPASI Tepat Usia, kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas, sehingga para peserta tidak hanya menerima materi edukasi, tetapi juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan balita secara gratis.

Layanan kesehatan yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi pemeriksaan tinggi badan, berat badan, lingkar lengan, serta lingkar kepala balita, yang bertujuan untuk memantau tumbuh kembang anak dan mendeteksi potensi gangguan pertumbuhan sejak dini.

Branch Manager Alfamidi Samarinda, Markus Nurdianto, mengatakan bahwa program edukasi keluarga balita merupakan bentuk kepedulian Alfamidi terhadap kesehatan ibu dan anak, yang menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Kami ingin para orang tua mendapatkan akses informasi yang benar dan mudah dipahami mengenai gizi anak, khususnya terkait ASI dan MPASI yang sesuai usia, sehingga tumbuh kembang anak dapat berlangsung optimal,” ujar Markus Nurdianto.

Menurut Markus, edukasi yang tepat kepada orang tua memiliki peran besar dalam mencegah masalah gizi, termasuk stunting, yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, sehingga keterlibatan dunia usaha melalui program CSR dinilai sangat relevan.

“Dengan edukasi ASI dan MPASI yang tepat usia, kami berharap anak-anak dapat tumbuh sehat, memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta siap menjadi generasi yang kuat dan berkualitas,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa program edukasi keluarga balita ini dirancang sebagai kegiatan rutin bulanan yang dilaksanakan di berbagai titik wilayah operasional Alfamidi, dengan tema edukasi yang akan berganti setiap bulan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Sejak dijalankan secara nasional di seluruh cabang Alfamidi pada 2025, program ini mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat, sehingga kami berkomitmen untuk terus melanjutkannya secara berkelanjutan,” ucap Markus.

Penyuluh kesehatan Puskesmas Gambut Kota Banjarmasin, Tari, menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi sebagai langkah awal untuk membangun kesehatan anak secara menyeluruh.

“ASI merupakan nutrisi paling sempurna bagi bayi, karena mengandung zat gizi dan antibodi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perlindungan dari berbagai penyakit,” jelas Tari.

Ia menjelaskan bahwa selama usia 0–6 bulan, bayi tidak memerlukan asupan tambahan selain ASI, termasuk air putih maupun madu, karena sistem pencernaan bayi belum siap menerima makanan atau minuman lain.

“Dengan pemberian ASI eksklusif, kekebalan tubuh bayi akan lebih kuat, sehingga risiko infeksi dan gangguan kesehatan dapat ditekan sejak dini,” tuturnya.

Tari juga mengingatkan para orang tua agar memberikan MPASI sesuai usia dan kebutuhan gizi anak, dengan memperhatikan kebersihan, variasi makanan, serta kandungan nutrisi yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan optimal.

Para peserta kegiatan tampak antusias mengikuti sesi edukasi dan pemeriksaan kesehatan, karena mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan terkait kondisi dan kebutuhan gizi anak mereka.

Melalui program edukasi keluarga balita ini, Alfamidi berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sehat, dengan orang tua yang memiliki pemahaman gizi yang baik serta anak-anak yang tumbuh dengan optimal di Palangkaraya, Banjarmasin, dan wilayah lainnya.(ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *