Beranda » DAERAH » Halal Bihalal Politik, Bawaslu dan PDIP Kukar Bahas Konsolidasi Demokrasi hingga Persiapan Pemilu

Halal Bihalal Politik, Bawaslu dan PDIP Kukar Bahas Konsolidasi Demokrasi hingga Persiapan Pemilu

Sudutindonesia.info, Kutai Kartanegara – Momentum halal bihalal pasca-Idulfitri dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi demokrasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kukar melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kukar, Jumat (10/4/2026) malam.

Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari program konsolidasi demokrasi yang akan dilakukan ke seluruh partai politik di Kukar.

“Pada malam hari ini kami diterima oleh pengurus DPC PDI Perjuangan Kukar dalam rangka konsolidasi demokrasi. Program ini akan kami laksanakan ke seluruh partai politik, tidak hanya satu,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, Mempererat silaturahmi dengan partai politik sebagai mitra kerja dan Membangun komunikasi menjelang tahapan Pemilu 2029.

“Selain memperkuat silaturahmi, kami juga berdiskusi terkait tahapan pemilu yang akan datang. Ini masih dalam suasana Syawal, jadi sekaligus halal bihalal bersama seluruh pengurus partai,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar, Rendi Solihin, menyambut baik kunjungan Bawaslu Kukar tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi ruang diskusi penting dalam memetakan kesiapan partai menghadapi dinamika politik ke depan.

“Alhamdulillah pertemuan ini lengkap, termasuk jajaran Bawaslu. Kami membahas banyak hal, mulai dari kesiapan menghadapi Pemilu 2029, hingga kemungkinan perubahan regulasi yang berdampak pada jadwal pemilu,” jelasnya.

Ia menambahkan, PDIP Kukar telah menyiapkan berbagai skema konsolidasi internal, termasuk penjaringan kader di 20 kecamatan. Proses tersebut juga melibatkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta ranting di seluruh wilayah Kukar.

Pertemuan ini menegaskan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara penyelenggara pemilu dan partai politik dalam menjaga kualitas demokrasi di Kutai Kartanegara.(Usi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *