Beranda » DAERAH » Pentingnya Konseling di LPKA Tenggarong, Pemkab Kukar Dorong Dukungan Lintas Sektor

Pentingnya Konseling di LPKA Tenggarong, Pemkab Kukar Dorong Dukungan Lintas Sektor

Sudutindonesia.info, Kutai Kartanegara – Usai serah terima jabatan Kepala LPKA Kelas II Tenggarong, Selasa (30/9/2025), perhatian publik tertuju pada program konseling anak binaan yang dinilai krusial bagi pemulihan psikologis dan mencegah pengulangan tindak pidana di masa depan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, menegaskan pentingnya keberlanjutan program yang telah dibangun oleh pejabat lama, Auliya Zulfahmi. Menurutnya, keberhasilan Zulfahmi hingga dipromosikan ke Muara Enim merupakan bukti prestasi kerja.

“Ini bagian penting dari pembinaan karir. Pemerintah daerah tentu berharap kerja sama tetap terjalin dengan pimpinan baru dalam membina anak-anak binaan,” ungkap Taufik.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, melalui sambutan tertulisnya, menegaskan bahwa anak-anak yang berhadapan dengan hukum bukanlah kriminal yang harus diasingkan, melainkan kelompok rentan yang memerlukan pendampingan.

Ia menekankan agar program pemulihan berbasis hak anak dan pendekatan restoratif terus dijalankan.

Sejalan dengan itu, Kepala UPTD P2TP2A DP3A Kukar, Faridah, menilai konseling menjadi kunci dalam pemulihan mental anak binaan.

“Ketika kondisi mental anak tidak diperhatikan, ada risiko mereka mengulangi perbuatannya setelah bebas. Pemulihan psikologis sangat menentukan perubahan perilaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah memulai program konseling dengan screening awal terhadap anak binaan, bekerja sama dengan LPKA. Jika ditemukan indikasi gangguan mental, intervensi lebih lanjut akan dilakukan oleh tim psikolog.

Selain fokus pada anak, Pemkab Kukar juga menyiapkan sinergi lintas sektor melalui program pendidikan karakter, layanan kesehatan, hingga pelatihan vokasional. Harapannya, anak binaan tidak hanya pulih secara mental, tetapi juga siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan hidup yang memadai. (Anita R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *