Beranda » DAERAH » Dicatut dalam Bursa Ketua KONI Kaltim, Syahariah Mas’ud: Itu Hoaks, Saya Tak Berminat

Dicatut dalam Bursa Ketua KONI Kaltim, Syahariah Mas’ud: Itu Hoaks, Saya Tak Berminat

Sudutindonesia.info, Balikpapan – Nama anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Syahariah Mas’ud, mendadak ramai diperbincangkan dalam bursa calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim periode 2026–2030. Namun, isu tersebut langsung ditepis tegas oleh politisi perempuan itu.

Di tengah memanasnya dinamika perebutan kursi pimpinan organisasi olahraga terbesar di Benua Etam, Syahariah memastikan dirinya tidak memiliki niat maju sebagai calon Ketua KONI Kaltim. Ia bahkan menyebut kabar yang beredar luas di media sosial sebagai informasi yang tidak benar.

“Saya tidak berminat untuk maju. Isu yang beredar itu hoaks. Saya sadar diri jadi tidak akan terjun ke bidang itu,” tegasnya, Kamis (14/5/2026).

Belakangan, suhu politik olahraga di Kaltim memang mulai meningkat. Sejumlah nama dikabarkan mulai melakukan komunikasi dan konsolidasi dukungan menjelang pemilihan Ketua KONI Kaltim. Nama seperti Alwy, Andre, dan Sapto disebut-sebut mulai aktif membangun kekuatan.

Di tengah situasi tersebut, nama Syahariah ikut terseret dan sempat menjadi perhatian publik. Bahkan, isu pencalonannya dikaitkan dengan narasi dinasti politik lantaran ada anggota keluarganya yang juga menduduki posisi strategis.

Meski begitu, Syahariah memilih mengambil jarak dari polemik tersebut. Ia menilai, sosok yang layak memimpin KONI Kaltim adalah figur yang benar-benar memahami dunia olahraga dan mampu membawa prestasi daerah lebih maju.

Ia pun mengaku siap mendukung siapa saja yang nantinya dipercaya memimpin KONI Kaltim, selama proses pemilihannya berjalan sehat dan mengedepankan kualitas kandidat.

“Kita mendukung siapa pun yang menjadi Ketua KONI Kaltim. Jangan termakan isu-isu yang tidak benar,” ujarnya.

Menurutnya, momentum pemilihan Ketua KONI seharusnya menjadi ruang untuk melahirkan pemimpin yang memiliki visi kuat, untuk pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah, bukan sekadar arena spekulasi politik.

“Mari kita biarkan proses pemilihan Ketua KONI Kaltim berjalan sehat dan fokus pada kualitas calon yang ada. Siapa pun yang terpilih nanti harus benar-benar memperhatikan kinerjanya karena tantangannya besar,” tutupnya.(Usi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *