Dispar Kukar Dorong Kekraf Kecamatan Gali Potensi Lokal Hingga ke Pelosok


Sudutindonesia.info, KUKAR – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) di tingkat kecamatan untuk semakin giat menggali potensi lokal yang ada di wilayah masing-masing.
Komite ini diharapkan menjadi ujung tombak lahirnya ide-ide kreatif yang mampu memajukan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.
Kabid Pengembangan Ekraf Dispar Kukar, Zikri Umulda, menegaskan pentingnya peran Kekraf Kecamatan untuk menangkap peluang dan potensi di setiap daerah.
Menurutnya, Kekraf Kecamatan adalah kepanjangan tangan dari Kekraf Kabupaten yang menjadi mitra binaan Dispar Kukar.
“Jadi masing-masing Kekraf Kecamatan ini menangkap potensi yang bisa digali di Kecamatan. Karena sejatinya Kekraf Kecamatan ini kepanjangan dari Kekraf Kabupaten yang merupakan binaan Dinas Pariwisata,” ujarnya, Senin (26/5/2025).
Ia menjelaskan, meskipun Kekraf Kabupaten Kukar masih belum aktif sepenuhnya, namun beberapa Kekraf Kecamatan sudah bergerak lebih dulu dengan karya nyata.
Misalnya, Kekraf Loa Janan yang sukses memprakarsai panggung seni pertunjukan “Tau-Tau Ada Panggung”, dan Kekraf Muara Jawa yang memanfaatkan media podcast sebagai sarana mempromosikan pariwisata serta pelaku UMKM di wilayahnya.
“Kekraf Kabupaten Kukar masih vakum, sementara yang kami gerakkan pengurus Kekraf Kecamatan, contoh Kekraf Kecamatan Loa Janan sudah ada produk seperti tau-tau ada panggung, itu adalah hasil karya dari pengurus Kekraf Kecamatan Loa Janan, kemudian Kekraf Muara Jawa yang konsentrasi melalui media podcast, untuk memperkenalkan pariwisata dan UMKM di Muara Jawa,” tuturnya.
Guna mendukung langkah kreatif ini, Dispar Kukar juga menyiapkan dukungan berupa penyelenggaraan event di tingkat kecamatan.
Dalam waktu dekat, dua Kekraf Kecamatan akan menggelar acara kreatif, yakni Handil Kustik Fest di Muara Jawa pada 30–31 Mei 2025 dan Tau-Tau Ada Panggung Babak II di Loa Janan pada 31 Mei 2025.
Kedua agenda tersebut akan melibatkan seniman lokal, UMKM, komunitas kreatif, hingga masyarakat sebagai penikmat karya.
Zikri optimistis, berbagai kegiatan di tingkat kecamatan dapat menjadi jembatan membangun ekosistem kreatif yang tumbuh dari akar budaya lokal.
“Dua Kekraf kecamatan ini siap menggelar agenda kreatif yang melibatkan pelaku seni, UMKM, dan komunitas lokal sebagai upaya membangun ekosistem kreatif dari tingkat Kecamatan,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt Kadispar Kukar Arianto menyebut, pihaknya terus mendukung gerakan Kekraf Kecamatan sebagai salah satu strategi mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi kreatif hingga ke pelosok desa.
Ia menekankan, arahan Bupati Kukar jelas, bahwa potensi desa, UMKM, dan ekonomi kreatif harus digerakkan bersama, agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurutnya, semakin banyak ruang kreativitas yang muncul di desa dan kecamatan, semakin terbuka pula peluang kerja sama dan promosi potensi lokal.
“Tentunya kegiatan ini akan membuka lebih banyak ruang partisipasi masyarakat serta memperkuat identitas budaya lokal dalam kemasan yang modern dan menarik. Dukungan dari Dispar Kukar akan terus diarahkan agar semangat kreatif ini berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi bagi pelaku lokal di Kecamatan,” tandasnya.(Adv/Dispar Kukar)

