Beranda » DAERAH » Instruksi Gubernur Rudy Mas’ud

Instruksi Gubernur Rudy Mas’ud

Catatan Rizal Effendi

Sudutindonesia.info, JANGAN main-main dengan Rudy Mas’ud. Namanya gubernurbaru, maka banyak perintah atau kebijakan baru yang diaterapkan. Temanya dalam rangka meningkatkan moral sertakinerja dan produktivitas. Dia ingin serius mewujudkan KaltimEmas, Kaltim yang sejahtera.

Tempo hari pada rapat pertama dengan para pejabat dan kepaladinas dan lembaga di lingkungan Pemprov Kaltim, dia melarangsemua yang hadir menyentuh HP. “Jangan main HP, kita maufokus,” tandasnya.

Sekarang ada beberapa instruksi baru yang dia terapkan. Mulaiurusan ibadah, tata tertib bekerja sampai urusan pencapaiankinerja.

Berkaitan dengan ibadah, Sekdaprov Sri Wahyuni sudahmengeluarkan surat edaran. Tentu dalam rangka menindaklanjutiinstruksi Gubernur Rudy Mas’ud. Orang Kampung BaruBalikpapan Barat, yang menjadi gubernur ke-16 Kaltim.

Surat edaran bernomor 400.8.1/610/B.KESRA-1/2025 tanggal11 Maret 2025 itu, bertema tentang Imbauan Salat Berjamaah di Lingkungan Kantor Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepadaAllah SWT dan mendukung terciptanya suasana kerja yang kondusif dan harmonis, maka disampaikan kepada seluruhpegawai dan staf yang beragama Islam untuk melaksanakansalat berjamaah di masjid atau musala terdekat.

Luar biasa. Berkaitan dengan hal itu, Rudy mengeluarkan 4 instruksi yang perlu dipedomani para pegawai. Pertama, menghentikan dan/atau  menunda sementara seluruh aktivitas, 15 menit sebelum salat fardu dimulai. Lalu segera menuju kemasjid atau musala terdekat untuk melaksanakan salat fardusecara berjamaah.

Kedua, bagi pegawai yang memberikan pelayanan kepadamasyarakat dapat menyampaikan dengan baik dan sopanberkaitan dengan terhentinya pelayanan sementara karenapetugas sedang melaksanakan salat berjamaah.

Ketiga, pelaksanaan kegiatan rapat/bimtek/sosialisasi  atausejenisnya agar dapat menyesuaikan dengan waktu salat fardu.

Keempat, untuk instansi perangkat daerah yang aksesnya jauhdari masjid atau musala, agar dapat menyiapkan sarana ibadahyang memadai di lingkungan unit kerja masing-masing.

Sebagian pejabat dan staf di lingkungan Pemprov Kaltimmenyambut baik instruksi Gubernur Rudy Mas’ud. Tapi adajuga yang melihat perintah semacam itu terlalu berlebihan dantak perlu seorang gubernur sampai mengurusi soal ibadah yang menjadi privasi seseorang.

Mereka memahami Gubernur Rudy Mas’ud sangat kuatibadahnya. Haji dan umrah berkali-kali. Tak ada masalah denganbiaya. Hartanya  ratusan miliar. Awal kerjanya di bulanRamadan langsung ditandai dengan safari subuh Ramadan.Sebagian pejabat kelabakan karena harus mendampingi.

Dia juga membagi-bagikan seribu takjil tiap hari kepada wargamasyarakat dan pengemudi ojek online (ojol). Tak jarangistrinya Hj Syarifah Suraidah yang mendampingi ikut membagi-bagikan amplop. Itu memang kesukaannya.

Salah satu janji kampanye Rudy-Seno adalah menaikkan haji atau umrah gratis kepada marbot atau petugas masjid. Hal yang sama dia berikan juga kepada petugas gereja atau agama lainuntuk bisa melaksanakan perjalanan ibadah ke tempat sucinyamasing-masing.

Jumlah masjid di Kaltim berdasarkan data dari Badan PusatStatistik (BPS) Kaltim tercatat 3.134 buah. Sepertinya sekarangsudah bertambah. Data dari Kementerian Agama di Kaltimterdapat 3.306 masjid. Kalau petugas marbotnya ada 3 saja, hampir 10 ribu orang yang akan dihajikan atau diumrahkanpemerintahan Rudy-Seno selama 5 tahun.

WAJIB BERADA DI KANTOR

Sempat beredar kabar Rudy memerintahkan semua kepala OPD absen langsung kepada gubernur tiap Senin hingga Rabu. Tapiitu dibantah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika(Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal.

“Tidak benar seperti itu,” kata Faisal. Tapi dia mengakui adabeberapa instruksi dan kebijakan yang dikeluarkan GubernurRudy Mas’ud dalam rangka meningkatkan koordinasi dankinerja.

Misalnya tiap Senin dilaksanakan rapat koordinasi di Kantor Gubernur. Semua kepala OPD wajib hadir dan menyampaikanlaporan perkembangan program di OPD-nya masing-masing.Lalu gubernur atau wagub akan menyampaikan beberapapetunjuk dan instruksi untuk dilakukan langkah akselerasi.

Selain itu ada lagi rapat pimpinan yang dilaksanakan sebulansekali. Dipimpin langsung oleh Gubernur Rudy Mas’ud. Jikagubernur lagi bertugas ke luar daerah, maka akan dipimpinWagub Seno Aji. Kalau juga tidak ada maka didelegasikankepada Sekdaprov Sri Wahyuni.

Ada lagi instruksi yang patut dicermati. Gubernur Rudy Mas’udmeminta tiap Senin sampai Rabu para kepala dinas atau OPDstandby di kantornya masing-masing. Sebab sewaktu-waktumereka bisa dipanggil gubernur untuk memberikan penjelasansuatu masalah atau program yang dilaksanakan.

Bagaimana dengan mereka yang bertugas ke luar daerah?Menurut Faisal, tak ada masalah jika kondisinya seperti itu. “Yang penting ada izin, jadi tak ada masalah jika tak ada di tempat,” tambahnya.

Dalam suatu acara belum lama ini, Gubernur Rudy Mas’udmengajak seluruh pihak pemangku kepentingan terutama OPD di lingkungan Pemprov Kaltim untuk mengambil langkahakselerasi, bergerak cepat untuk mewujudkan Kaltim Emas.

Dengan langkah akselerasi itu, dia berpendapat bahwa Kaltimmampu berkembang sejajar dengan negara-negara tetangga yang sudah maju seperti Brunei Darussalam, Singapura, Korea, atauJepang.

Rudy berpendapat membuat atau memimpikan Kaltim yang maju seperti negara-negara yang dia sebutkan tadi, tidak bisadilakukan dengan cara biasa-biasa saja. “Kita harus mengambillangkah out of the box,  kreatif dan inovatif, supaya kita bisaberakselerasi,” begitu katanya penuh semangat.

Masa bulan madu Rudy-Seno selama 100 hari masih dua bulanlagi. Dia dilantik serentak di Jakarta, 20 Februari lalu. BerartiKamis (20/3) ini  baru sebulan masa kerjanya. Ibarat mesinmasih inreyen (breakin), wajar kalau masih kuat gas pol-nya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *