Peran Pelaku Wisata dan Ekraf Jadi Penentu Kemajuan Pariwisata Kukar


Sudutindonesia.info, KUKAR – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) menegaskan bahwa peran pelaku wisata dan ekonomi kreatif (ekraf) sangat menentukan arah pembangunan sektor pariwisata ke depan.
Pemerintah daerah berharap keterlibatan aktif semua pihak akan memperkuat posisi pariwisata dan ekraf sebagai motor pertumbuhan ekonomi lokal.
Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa kontribusi para pelaku wisata dan ekraf di tingkat desa maupun kota menjadi penghubung langsung antara potensi daerah dengan wisatawan.
Dengan ide kreatif dan inovasi dari para pelaku, destinasi wisata di Kukar diyakini bisa bersaing dengan daerah lain.
“Pariwisata dan ekonomi kreatif telah ditetapkan sebagai salah satu sektor unggulan, yang akan menjadi lokomotif penggerak ekonomi Kukar di masa depan,” kata Arianto, Kamis (22/5/2025)
Ia menambahkan, Dispar Kukar tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pelaku di lapangan.
Menurutnya, pelaku wisata dan ekraf berperan membuka peluang usaha, menambah nilai tambah dari potensi lokal, serta mendatangkan dampak ekonomi langsung ke masyarakat sekitar destinasi.
Arianto juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang, mulai dari peningkatan kapasitas SDM, pembenahan sarana prasarana, hingga strategi pemasaran yang tepat.
Semua tahapan ini memerlukan sinergi dengan komunitas lokal, pelaku usaha, dan masyarakat.
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021–2026, sektor pariwisata dan ekraf telah diposisikan sebagai salah satu target utama.
Optimalisasi destinasi yang sudah berjalan dan pengembangan kawasan wisata baru di tingkat kelurahan dan desa akan terus didorong agar manfaatnya dirasakan merata.
“Kami sedang mengoptimalkan destinasi yang sudah ada, sekaligus mendorong desa-desa untuk dapat memaksimalkan potensi lokal berbasis pariwisata,” ucapnya.
Arianto juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas OPD. Menurutnya, kebijakan pengembangan wisata akan lebih efektif bila didukung bersama-sama dengan perangkat daerah lain, mulai dari perencanaan infrastruktur, penataan kawasan, hingga promosi.
Ia berharap para pelaku wisata, komunitas kreatif, pemerintah desa, hingga masyarakat bisa saling terhubung dalam satu tujuan.
Dengan demikian, potensi wisata Kukar tidak hanya bertahan, tetapi bisa tumbuh menjadi sektor andalan yang mendatangkan pendapatan baru bagi daerah.
“Harapan kami, ke depan sektor pariwisata benar-benar menjadi bidang unggulan yang mampu mendongkrak perekonomian daerah. Dan seluruh pihak dapat terlibat aktif, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan program. Dengan kolaborasi yang kuat, sektor ini bisa berkembang pesat di Kukar,” tutupnya.(Adv/Dispar Kukar)

