Beranda » DAERAH » Saida Hafina: Dana Bantuan Sekolah Sudah Cair, Sosialisasi Bikin Kepala Sekolah Lebih Paham Aturan

Saida Hafina: Dana Bantuan Sekolah Sudah Cair, Sosialisasi Bikin Kepala Sekolah Lebih Paham Aturan

Sudutindonesia.info, Kutai Kartanegara – Sosialisasi program Bantuan Operasional Sekolah Kabupaten (BOSKAP) tahun 2025 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar pada Jumat (10/10/2025) di Gedung Serbaguna Disdikbud Tenggarong disambut positif oleh para kepala sekolah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang penggunaan dana bantuan perlengkapan sekolah yang mulai direalisasikan tahun ini.

Kepala SDN 018 Tenggarong yang juga menjabat Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Tenggarong, Saida Hafina, menilai sosialisasi tersebut sangat penting, untuk memastikan kepala sekolah dan bendahara memahami aturan penggunaan dana bantuan.

“Sosialisasi hari ini merupakan lanjutan setelah peluncuran program oleh Bupati. Sekarang dana sudah masuk ke rekening sekolah, jadi perlu dijelaskan bagaimana cara penggunaannya agar tidak salah langkah,” ujar Saida.

Ia menuturkan, pihaknya tidak mengalami kendala berarti dalam pengadaan perlengkapan sekolah karena sudah memiliki mitra lokal yang terpercaya.

“Selama ini kami memang sudah bekerja sama dengan penyedia dari dalam Kukar untuk pengadaan seragam dan perlengkapan lainnya seperti sepatu, tas, dan topi. Jadi lebih mudah komunikasi dan bisa langsung cek kualitas barang,” jelasnya.

Menurut Saida, kegiatan sosialisasi juga menjadi sarana penting untuk memperkuat sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua siswa.

“Kami berharap sosialisasi ini membuka wawasan semua pihak. Selama ini banyak yang bertanya-tanya soal besaran bantuan dan penggunaannya, kini semuanya jadi lebih jelas. Semoga bisa mengurangi kesalahpahaman dan menumbuhkan kepercayaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah sosialisasi ini, sekolah akan kembali menggelar pertemuan dengan komite dan wali murid, untuk menindaklanjuti hasil sosialisasi dan menyepakati mekanisme pelaksanaan di sekolah masing-masing.

Saida berharap implementasi BOSKAP di lapangan berjalan lancar dan transparan. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan antara sekolah, komite, dan pemerintah dalam mewujudkan tujuan utama program ini, yaitu meringankan beban biaya pendidikan serta memastikan setiap anak di Kutai Kartanegara, mendapat kesempatan belajar yang sama tanpa terkendala perlengkapan sekolah. (Anita R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *