Beranda » ADVERTORIAL » DLHK KUKAR » Desa Sepakat Kukar Terapkan Infrastruktur Ramah Lingkungan untuk Warga

Desa Sepakat Kukar Terapkan Infrastruktur Ramah Lingkungan untuk Warga

Sudutindonesia.info, Kukar – Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus menegaskan komitmen pembangunan berkelanjutan melalui pembangunan jalan dan sistem drainase ramah lingkungan. Kepala Desa Sepakat, Jamli, menyampaikan bahwa proyek ini bertujuan mempermudah mobilitas warga sekaligus menjaga kelestarian alam.

Jamli menjelaskan bahwa setiap pembangunan infrastruktur mengikuti prinsip keberlanjutan, termasuk pengaturan alur air hujan agar drainase tidak menimbulkan genangan dan risiko banjir. Jalan yang dibangun juga disesuaikan dengan kondisi geografis dan pola aliran air di sekitar dusun.

“Kami ingin infrastruktur tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga melindungi lingkungan. Jalan dan drainase dirancang agar air hujan bisa mengalir dengan baik tanpa merusak lingkungan,” ujarnya.

Perencanaan proyek melibatkan warga dan tokoh masyarakat setempat, sehingga setiap kebutuhan lapangan bisa terakomodasi dengan baik. Selain itu, partisipasi masyarakat juga diterapkan dalam pengawasan pembangunan untuk memastikan kualitas pengerjaan dan daya tahan hasil proyek.

“Warga ikut memantau agar pengerjaan sesuai rencana, sehingga jalan dan drainase bisa bertahan lama dan berfungsi optimal,” tambah Jamli.

Selain manfaat teknis, pembangunan jalan dan drainase ini juga memberi dampak sosial positif. Anak-anak lebih mudah menuju sekolah, aktivitas harian warga lancar, dan distribusi hasil pertanian berjalan lebih efisien, yang sekaligus mendorong perekonomian lokal.

Jamli menegaskan bahwa keberhasilan infrastruktur ramah lingkungan di Desa Sepakat menjadi bukti bahwa desa kecil pun bisa menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan. Proyek ini sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam sembari memenuhi kebutuhan infrastruktur.

“Kami ingin desa ini maju, warganya sejahtera, dan lingkungan tetap terjaga. Pembangunan ramah lingkungan adalah kunci untuk mewujudkan visi itu,” tutup Jamli.(Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *