DLHK Kukar Intensifkan Patroli di Titik Rawan Cegah Karhutla


Sudutindonesia.info, Kukar – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Taufik, menekankan pentingnya patroli rutin di lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah utama mencegah terjadinya kebakaran, Sabtu (27/9/2025). Upaya ini dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, sistematis, dan mampu mengantisipasi potensi bahaya sejak dini.
Taufik menjelaskan, patroli dijalankan secara terstruktur melalui tim terpadu yang melibatkan BPBD, TNI, dan Polri. Pendekatan ini memungkinkan setiap indikasi kebakaran segera ditangani sebelum meluas, sehingga kerugian bagi lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.
“Kami tidak hanya memberikan imbauan atau sosialisasi, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memantau titik rawan. Tim terpadu memastikan api bisa dicegah sejak awal, sehingga potensi kerusakan dapat ditekan,” ujar Taufik, menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam pengendalian karhutla.
Menurut Taufik, langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan memadamkan api yang sudah besar karena memerlukan biaya besar dan tenaga yang tidak sedikit. Setiap tindakan antisipatif sejak awal dapat menekan risiko kebakaran sekaligus menjaga keselamatan warga dan kelestarian hutan di Kukar.
Selain patroli, DLHK juga melakukan edukasi langsung kepada warga di sekitar lahan kritis. Masyarakat diajak memahami bahaya membuka lahan dengan cara dibakar serta mulai beralih ke metode ramah lingkungan yang aman bagi manusia dan ekosistem.
“Patroli ini bukan sekadar simbol, tapi langkah nyata untuk melindungi hutan dan masyarakat. Kesadaran warga harus seiring dengan tindakan pengawasan kami di lapangan,” tegas Taufik, menekankan pentingnya kombinasi edukasi dan tindakan nyata sebagai strategi pencegahan yang efektif.
Upaya yang dipimpin Taufik diharapkan menjadi model pengendalian karhutla di seluruh Kukar. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa koordinasi lintas sektor dapat menekan risiko kebakaran secara signifikan dan menumbuhkan budaya peduli lingkungan di masyarakat.(Adv/DLHK KUKAR)

