Dispar Kukar Gandeng HPI, Promosi Wisata Lewat Pengalaman Autentik


Sudutindonesia.info, KUKAR – Upaya Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) dalam memperkuat strategi promosi pariwisata kini difokuskan pada pendekatan berbasis pengalaman langsung.
Hal ini bertujuan untuk kolaborasi bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), yang digandeng untuk mendampingi wisatawan dan mendokumentasikan perjalanan mereka secara menyeluruh.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ahmad Ivan, mengatakan kerja sama ini bukan hanya soal promosi destinasi, tetapi juga membangun cerita yang otentik dari sudut pandang wisatawan.
Menurutnya, narasi perjalanan yang lahir dari pengalaman langsung jauh lebih mampu menarik minat kunjungan ke Kukar dibanding promosi konvensional.
“Strategi ini menitikberatkan pada konten yang memiliki nilai keaslian dari pengalaman para wisatawan,” ujarnya saat diwawancarai Kamis (3/7/2025).
Dalam pelaksanaannya, HPI turut mendampingi wisatawan yang berkunjung ke berbagai kecamatan dan desa wisata. Proses pendampingan ini kemudian didokumentasikan, mulai dari kedatangan di bandara hingga eksplorasi destinasi.
Menurut Ivan, dokumentasi tersebut tidak hanya memberi gambaran lengkap kepada calon wisatawan, tapi juga dapat menunjukkan rute perjalanan, kondisi lapangan, serta estimasi biaya yang dikeluarkan.
Selain untuk promosi, konten tersebut juga dimanfaatkan sebagai data untuk membaca kecenderungan minat wisatawan terhadap tipe destinasi tertentu.
“Informasi ini nantinya dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang strategi promosi wisata di Kukar yang lebih tepat sasaran,” terangnya.
“Dengan dokumentasi dari HPI, kita bisa menganalisis ketertarikan wisatawan terhadap berbagai atraksi yang ada. Ini akan sangat membantu dalam pengembangan paket wisata ke depan,” tambahnya.
Dispar Kukar menilai pendekatan ini sebagai bagian dari visi membangun ekosistem promosi yang berkelanjutan. Tidak hanya melibatkan HPI, ke depan strategi ini akan diperluas hingga menyentuh pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan pembuat konten digital yang tersebar di kawasan wisata.
Potensi media sosial dan platform video seperti YouTube juga dinilai sangat besar dalam mendukung promosi digital yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, keterlibatan para pelaku lokal dianggap penting untuk memperkuat branding destinasi secara holistik.
“Ke depannya, Dispar Kukar membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan komunitas kreatif, pembuat konten digital, serta pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata untuk memperkuat ekosistem pariwisata daerah secara holistik,” tutup Ivan.(Adv/Dispar Kukar)

