Dispar Kukar Genjot Penyelesaian Water Boom, Fokus Tingkatkan Daya Saing Pulau Kumala


Sudutindonesia.info, KUKAR – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) kini menempatkan pengembangan Pulau Kumala sebagai prioritas utama, seiring upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pariwisata berbasis infrastruktur modern.
Salah satu proyek andalannya adalah pembangunan wahana water boom yang ditargetkan rampung pada 2025.
Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, menyebut water boom akan menjadi daya tarik baru yang tak hanya menambah opsi hiburan bagi wisatawan, tetapi juga meningkatkan citra Pulau Kumala sebagai destinasi wisata terpadu. Proyek ini, katanya, telah mencapai progres 70 persen di akhir tahun lalu.
“Ini bukan sekadar fasilitas hiburan, tapi bagian dari strategi besar menjadikan Pulau Kumala sebagai pusat rekreasi keluarga di Kukar,” ujarnya, Jumat (21/3/2025).
Selain membangun wahana utama, Dispar Kukar juga menyempurnakan fasilitas penunjang seperti taman, penerangan jalan, dan ruang terbuka. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengalaman berwisata yang nyaman dan aman sepanjang hari, termasuk saat malam tiba.
“Kami ingin menciptakan kawasan wisata yang hidup dari pagi sampai malam, jadi pengunjung bisa betah berlama-lama,” jelas Arianto.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, Dispar Kukar juga memperkuat strategi promosi secara digital. Kolaborasi dengan pelaku wisata, influencer, dan platform media sosial terus digalakkan demi menjangkau pasar wisatawan yang lebih luas.
Arianto mengakui bahwa daya saing destinasi wisata di era digital tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh kemampuan menjangkau audiens secara konsisten dan menarik. Karena itu, promosi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan Pulau Kumala.
“Setiap perkembangan kami dokumentasikan dan publikasikan, agar masyarakat tahu bahwa Kukar terus bergerak maju,” ujarnya.
Dengan kombinasi pembangunan fisik dan promosi digital, Dispar Kukar berharap Pulau Kumala dapat menjadi ikon wisata unggulan yang mampu bersaing dengan destinasi lain di Kalimantan Timur.
“Kami ingin Pulau Kumala menjadi destinasi yang dibicarakan banyak orang bukan hanya karena keindahannya, tapi juga karena dikelola secara serius,” tutup Arianto.(Adv/Dispar Kukar)

