Beranda » ADVERTORIAL » Generasi Muda Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Muara Wis

Generasi Muda Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Muara Wis

Sudutindonesia.info,  Kukar – Pemerintah Kecamatan Muara Wis mengintensifkan program pemberdayaan generasi muda untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pariwisata lokal. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis guna meningkatkan daya saing UMKM serta memperluas dampak ekonomi berbasis masyarakat.

Camat Muara Wis, Fadhli Annur, menegaskan bahwa peran pemuda sangat vital dalam pengembangan potensi desa, baik di sektor usaha maupun pariwisata.

“Kami ingin pemuda menjadi motor penggerak, bukan hanya pelengkap. Mereka harus menjadi pelaku utama dalam transformasi ekonomi lokal,” ujar Fadhli pada Kamis (18/6/2025).

Pelatihan untuk pemuda terus digelar, mulai dari pengelolaan media sosial, pembuatan desain produk, manajemen wisata, hingga pengemasan produk UMKM yang lebih menarik.

“Dengan kemampuan digital yang mereka miliki, generasi muda kita punya peluang besar untuk membawa UMKM dan pariwisata Muara Wis menembus pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Integrasi UMKM dengan Destinasi Wisata

Fadhli juga mendorong agar produk-produk UMKM dapat terintegrasi dengan pengembangan destinasi wisata lokal, seperti Danau 10 Nusa. Dengan begitu, wisatawan yang berkunjung turut menjadi pasar potensial bagi produk-produk unggulan desa.

“Kami ingin setiap pengunjung pulang membawa pengalaman yang lengkap, termasuk produk-produk lokal yang berkualitas,” tambahnya.

Untuk mendukung hal tersebut, para pemuda juga dilibatkan dalam pengelolaan sentra-sentra produk di sekitar kawasan wisata.

“Mereka yang kreatif bisa membantu UMKM dari sisi desain, pemasaran, hingga storytelling produk. Ini yang sedang kami bangun,” katanya.

Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Melalui penguatan peran pemuda, pemerintah kecamatan juga berharap muncul lapangan kerja baru yang berkelanjutan di sektor kreatif dan pariwisata.

“Kalau pemuda punya keterampilan dan dukungan yang tepat, mereka bisa menciptakan usaha sendiri atau berkontribusi pada UMKM yang sudah ada,” jelas Fadhli.

Selain itu, kecamatan juga mengupayakan kolaborasi lintas desa agar pengembangan ekonomi kreatif berjalan lebih terintegrasi dan berdampak luas.

“Semua desa kami dorong untuk aktif berinovasi dan bersinergi. Ini bukan program satu desa, melainkan gerakan kecamatan,” tegasnya.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, Kecamatan Muara Wis menargetkan dalam dua tahun ke depan dapat menjadi salah satu contoh kecamatan yang berhasil memajukan ekonomi lokal berbasis pemuda.

“Kami optimistis jika anak muda dilibatkan sejak awal, pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata di Muara Wis akan jauh lebih pesat,” pungkas Fadhli.(ADV/ARI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *