Kecam Tindakan Israel, Ayub Turut Serta dalam Aksi Bela Palestina di Samarinda

Sudutindonesia.info, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fachruddin atau yang lebih dikenal Ayub, turut serta dalam aksi bela Palestina yang digelar di Simpang Empat Lembuswana, Kota Samarinda, pada Jumat (27/3/2025). Aksi ini diikuti oleh ratusan massa yang menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Palestina yang tengah menghadapi agresi militer Israel.
Sejak pagi, massa aksi sudah mulai berkumpul di lokasi. Mereka membawa berbagai atribut, seperti bendera Palestina, spanduk, dan poster bertuliskan kecaman terhadap Israel serta dukungan bagi perjuangan kemerdekaan Palestina. Para peserta aksi juga meneriakkan yel-yel lantang, seperti “Laknatullah Israel! Mampus Amerika! Hidup Palestina! Jayalah Palestina! Doaku bersama Palestina!” sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajahan dan ketidakadilan yang terus terjadi.
Muhammad Husni Fachruddin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW Partai Golkar Kaltim, menegaskan bahwa aksi ini bukan hanya sebatas demonstrasi, melainkan panggilan kemanusiaan.
“Ini bukan tentang mazhab atau agama tertentu. Ini adalah perjuangan untuk membela kemanusiaan, melawan penindasan dan kezaliman yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina,” ujarnya di sela-sela aksi.
Selain meneriakkan yel-yel, peserta aksi juga melakukan orasi secara bergantian. Mereka menyoroti berbagai kebijakan internasional yang dinilai tidak adil terhadap Palestina, termasuk dukungan Amerika Serikat terhadap Israel yang terus memperburuk situasi di Gaza dan Tepi Barat.
Dalam orasinya, Muhammad Husni Fachruddin juga menyinggung tentang peran para pemimpin dunia dalam membela Palestina. Salah satu tokoh yang ia sebut adalah Imam Ali Khamenei, pemimpin spiritual Iran, yang selama ini dikenal vokal dalam menentang kebijakan Amerika dan Israel di Timur Tengah.
“Ada seorang tokoh yang sudah tua renta, tetapi tetap berani melawan Amerika dan sekutunya. Beliau adalah Imam Ali Khamenei, seorang ulama besar yang konsisten dalam membela hak-hak Palestina di kancah internasional,” tegasnya.
Aksi bela Palestina ini berjalan dengan tertib dan damai. Tidak hanya diikuti oleh tokoh politik, tetapi juga berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta tokoh agama. Beberapa peserta aksi juga menggalang dana untuk disalurkan kepada rakyat Palestina melalui lembaga kemanusiaan yang terpercaya.
Salah seorang peserta aksi, Ahmad Fauzan, menyampaikan harapannya agar pemerintah Indonesia semakin tegas dalam mendukung Palestina di forum internasional.
“Kita tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara kita di Palestina terus menjadi korban kebrutalan Israel. Ini bukan hanya soal agama, tetapi tentang keadilan dan hak asasi manusia,” ujarnya.
Aksi ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan rakyat Palestina serta seruan agar masyarakat terus menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel.(*)

