Beranda » DAERAH » Panen Jagung Bersama Polsek Loa Kulu, Sinergi Polri dan Warga Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Panen Jagung Bersama Polsek Loa Kulu, Sinergi Polri dan Warga Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sudutindonesia.info, Kutai Kartanegara – Polsek Loa Kulu bersama Kelompok Tani Sumber Makmur sukses melaksanakan panen jagung di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional Polri, sekaligus kelanjutan dari penanaman jagung yang dilakukan bersama sekitar tiga bulan lalu.

Panen berlangsung di lahan seluas 0,25 hektare, dipimpin langsung Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, dan dihadiri Bhabinkamtibmas, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Jonggon Jaya, pihak perusahaan PT IHM, Ketua Poktan Sumber Makmur, serta warga setempat. Dari lahan tersebut, diperkirakan akan dihasilkan sekitar 700 kilogram jagung. “Hari ini kita panen bersama sebagai bukti sinergi dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Hari Supranoto.

Ia menambahkan, setelah panen jagung akan melalui tahapan pemipilan, pengeringan, dan pengemasan, sebelum disalurkan ke Bulog. Seluruh hasil panen juga akan diuji kadar air dan kandungan toksin untuk memastikan kualitas.

PT IHM melalui perwakilannya, Hari Nababan, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan. “Selain mendampingi panen ini, kami akan menyiapkan lahan lima hektare untuk penanaman jagung mulai Januari 2026,” katanya.

Sementara itu, Ketua Poktan Sumber Makmur, Noli, mengakui hasil panen kali ini belum maksimal akibat serangan hama tikus dan beruk serta keterbatasan perawatan tanaman. “Pendampingan dari Polsek dan dukungan PT IHM sangat membantu. Semoga ke depan panen bisa lebih optimal,” ujarnya.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Jonggon Jaya, Teguh Juarni, menekankan pentingnya pendampingan pascapanen agar kualitas jagung sesuai standar Bulog. “Kualitas jagung harus diperhatikan sebelum dikirim. Ke depan, pendampingan akan kami tingkatkan agar hasil panen lebih maksimal,” tegasnya.

Kegiatan panen berjalan lancar hingga pukul 11.30 Wita, diiringi doa, sambutan, dan koordinasi antara pihak kepolisian, perusahaan, dan kelompok tani. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Polri, masyarakat, dan dunia usaha dapat mendorong ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.(Anita R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *