Beasiswa Kukar Idaman Dievaluasi, Pemkab Bedakan Sasaran Prestasi dan Prasejahtera

Sudutindonesia.info, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Beasiswa Kukar Idaman guna meningkatkan ketepatan sasaran pada tahun 2026. Evaluasi tersebut dilakukan seiring penyusunan Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan.
Hal itu dikonfirmasi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, usai menghadiri Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kukar Tahun 2027, yang berlangsung pada Senin (12/1/2026).
Dendy menjelaskan, sesuai arahan Bupati Kukar, ke depan akan ada perbedaan yang lebih tegas antara beasiswa dan bantuan pendidikan. Beasiswa akan difokuskan bagi peserta didik berprestasi, sementara bantuan pendidikan diarahkan untuk masyarakat prasejahtera.
“Beasiswa Kukar Idaman terbaik akan kita evaluasi dan eskalasi. Saat ini masih dalam proses pengusulan rancangan Peraturan Bupati. Insyaallah nanti ada perbedaan yang jelas antara sasaran penerima beasiswa dan bantuan pendidikan,” ujarnya.
Ia menegaskan, beasiswa akan menyasar pelajar dan mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik, sedangkan bantuan pendidikan ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan.
Terkait kuota penerima, Dendy menyebut jumlahnya masih dalam tahap perhitungan dan penyesuaian. Namun, secara umum tidak akan jauh berbeda dengan tahun 2025.
“Kuotanya masih kita hitung. Yang jelas tidak jauh dari tahun 2025. Tahun lalu sekitar 4.000 penerima, mulai dari tingkat SMA, strata 1, strata 2 hingga strata 3. Nanti akan kita posisikan kembali dengan penjabaran yang berbeda,” jelasnya.
Ia juga mengakui bahwa dinamika anggaran daerah turut memengaruhi perancangan program beasiswa tahun 2026. Meski demikian, Pemkab Kukar tetap berupaya menjaga keberlanjutan program pendidikan.
“Dalam penyusunan regulasi, kita mempedomani Program Gratis Pol, melihat kewenangan provinsi, serta menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Yang jelas, beasiswa untuk SMA, sarjana, pondok pesantren, serta beasiswa kerja sama masih tetap ada,” tambah Dendy.
Program Beasiswa Kukar Idaman selama ini menjadi salah satu program unggulan Pemkab Kukar dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di daerah, terutama di tengah tantangan ekonomi dan keterbatasan anggaran.(Anita R)

