Maluhu Siapkan Generasi Muda dan UMKM Hadapi Era Digital


Sudutindonesia.info, Kukar – Pemerintah Kelurahan Maluhu terus mendorong penguatan kapasitas generasi muda dan pelaku UMKM melalui pelatihan keterampilan digital dan pengembangan wirausaha kreatif, sebagai langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi masa kini.
Program ini digagas oleh Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan keterampilan baru yang relevan di era teknologi dan persaingan global yang makin dinamis.
“Kami sudah berkoordinasi dan menjalin kerja sama dengan sejumlah dinas, seperti Dispora Kukar dan Disnakertrans, agar pelatihan bisa segera terealisasi,” kata Tri Joko, belum lama ini.
Ia menyebut beberapa proposal pelatihan sudah diajukan dan kini menunggu proses tindak lanjut dari dinas terkait.
“Proposal sudah kami ajukan, semoga bisa segera berjalan,” ujarnya penuh harap.
Pelatihan yang disiapkan ini akan menyasar berbagai kalangan, mulai dari pemuda, perempuan, hingga pelaku UMKM. Tujuannya agar masyarakat memiliki keterampilan yang bisa langsung diterapkan dalam aktivitas ekonomi maupun kehidupan sehari-hari.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan kapasitas generasi muda lewat pelatihan keterampilan digital dan pembuatan konten kreatif, mengingat potensi besar yang ditawarkan dunia internet dan media sosial saat ini.
“Kami ingin mendorong pemuda menjadi entrepreneur. Sekarang, dari HP saja sudah bisa menghasilkan. Kita harus mengikuti perkembangan zaman,” tegas Tri Joko.
Rencananya, pelatihan konten kreator ini akan dilaksanakan langsung di lingkungan Kelurahan Maluhu, agar mudah diakses oleh para pemuda yang berminat mengembangkan potensi di dunia digital.
Dengan keterampilan yang diperoleh, generasi muda diharapkan mampu menciptakan peluang usaha mandiri, mengurangi ketergantungan terhadap lapangan kerja formal, sekaligus menjadi lebih adaptif menghadapi perubahan zaman.
Selain itu, Tri Joko juga menekankan pentingnya pelatihan bagi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan daya saing produk mereka di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“Saya ingin warga ikut aktif. Malah saya minta supaya pelaku UMKM wajib mengikuti pelatihan ini,” ujarnya tegas.
Melalui pelatihan rutin dan berkelanjutan, Kelurahan Maluhu berharap bisa melahirkan pelaku usaha baru yang tangguh, memperkuat jejaring ekonomi warga, dan menciptakan ekosistem ekonomi mandiri yang berkelanjutan.
“Ini bukan hanya untuk membangun kapasitas individu, tapi juga memperkuat struktur ekonomi masyarakat agar mampu berkembang di tengah tantangan zaman,” jelas Tri Joko.
Dengan dukungan lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, Tri Joko optimistis program ini akan membawa perubahan nyata, serta menjadikan Kelurahan Maluhu sebagai contoh pengembangan komunitas berbasis inovasi dan kemandirian ekonomi.(ADV/ARI)

