Beranda » DAERAH » Misi Tuntas, Kapolres Kutim Pimpin Penangkapan Empat Tahanan Kabur di Sangkulirang

Misi Tuntas, Kapolres Kutim Pimpin Penangkapan Empat Tahanan Kabur di Sangkulirang

Sudutindonesia.info, Kutai Timur – Pelarian empat tahanan Polsek Sangkulirang yang sempat menggegerkan jajaran kepolisian Kutai Timur akhirnya berakhir. Tim gabungan Polres Kutai Timur (Kutim), Polsek Sangkulirang, dan Polsek Kaliorang, dengan dukungan masyarakat, berhasil menangkap kembali seluruh tahanan dalam operasi yang berlangsung beberapa hari.

Pelarian diketahui pada Kamis (8/1/2026) dini hari. Saat itu, petugas melakukan pengecekan rutin dan mendapati teralis sel tahanan bagian atas bengkok dan rusak. Temuan ini memicu pengejaran intensif ke sejumlah titik, mulai dari perkebunan hingga pesisir, dengan memanfaatkan informasi dari warga.

Upaya itu membuahkan hasil secara bertahap. Pada Jumat (9/1/2026), dua tahanan pertama berhasil diamankan. Selang beberapa waktu, satu tahanan ditangkap, dan tahanan terakhir baru berhasil diringkus pada Minggu (11/1/2026).

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto turun langsung memimpin operasi. Di teras sebuah rumah di Sangkulirang, ia berdiri di tengah jajarannya usai semua tahanan diamankan. Mengenakan kaus kuning, wajahnya memperlihatkan kelegaan. “Rasanya sudah enggak bisa ngomong apa-apa lagi,” ucapnya, sambil menepuk dada.

Di hadapan tim gabungan, Kapolres melontarkan ungkapan metaforis tentang berakhirnya ketegangan. “Akhirnya, mendung sudah terbit cerah di hati. Alhamdulillah,” ujarnya, disambut tepuk tangan dan senyum lega para personel.

Keberhasilan ini bukan sekadar menuntaskan tugas, tetapi juga menjaga marwah institusi. AKBP Fauzan menyebut hasil operasi telah dilaporkan ke Kapolda dan Wakapolda Kalimantan Timur. “Beliau menyampaikan terima kasih luar biasa atas kerja keras rekan-rekan semua,” katanya.

Ps. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko, menambahkan, keberhasilan tak lepas dari solidnya kerja sama antarunit kepolisian dan peran aktif masyarakat. “Berkat kerja keras tim gabungan dan dukungan warga, keempat tahanan berhasil ditangkap kembali,” ujarnya.

Kapolres menekankan, hal paling patut disyukuri adalah keselamatan personel. Operasi berisiko tinggi itu berhasil dilaksanakan tanpa cedera. “Kita masih diberikan perlindungan dan mampu menjawab ujian ini dengan baik,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi risiko, keempat tahanan langsung dipindahkan ke Markas Polres Kutai Timur di Sangatta dengan pengawalan ketat. “Hati-hati di perjalanan, karena perjalanan kita masih panjang,” pesannya sebelum menutup arahan dengan doa bersama.

Kini, keempat tahanan kembali berada di balik jeruji. Iring-iringan kendaraan yang membawa mereka melintasi Kutai Timur menjadi penanda situasi di Sangkulirang telah kembali kondusif. Kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan, termasuk pendalaman terkait pelarian untuk mencegah kejadian serupa.(Anita R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *