Beranda » ADVERTORIAL » DINAS PARIWISATA KUKAR » Pelatihan Hari Kedua Resepsionis Kukar Dalami Layanan Front Office

Pelatihan Hari Kedua Resepsionis Kukar Dalami Layanan Front Office

Sudutindonesia.info, KUKAR – Memasuki hari kedua, program pelatihan dan sertifikasi resepsionis hotel yang digagas Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) mulai mengupas detail layanan Front Office.

Materi hari kedua dirancang agar peserta benar-benar memahami alur kerja resepsionis, dari menyambut tamu hingga menangani transaksi dengan sistem yang terintegrasi.

Sebanyak 20 resepsionis dari hotel-hotel di Tenggarong, Loa Kulu, dan Muara Jawa antusias mendalami praktik operasional.

Pelatihan ini tidak hanya menekankan pentingnya ketepatan prosedur, tetapi juga mendorong peserta agar mampu membangun suasana pelayanan yang hangat dan profesional bagi tamu dari berbagai latar belakang.

Pada hari pertama, Yohanes Hendra Dwi Utomo membawakan materi seputar etika kerja dan sikap profesional.

Peserta diajak memahami pentingnya penampilan rapi, kebersihan area kerja, dan interaksi sosial yang mencerminkan citra hotel yang ramah.

Materi dilanjutkan bersama Iwan Ridwan Munajat yang menekankan pentingnya komunikasi dua arah.

Lewat praktik komunikasi verbal dan non-verbal, hingga simulasi reservasi dan penanganan keluhan, peserta diarahkan agar mampu merespons situasi di meja resepsionis secara sigap dan penuh empati.

Hari kedua difokuskan pada praktik kerja Front Office bersama Herryadi Baiin.

Mulai dari simulasi check-in dan check-out, pencatatan pembayaran, hingga pengelolaan database tamu, seluruh peserta dibimbing untuk menguasai tahapan layanan dengan pendekatan digital yang praktis.

Kepala Bidang Pengembangan SDM Parekraf Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro, menyebut pelatihan ini dirancang untuk benar-benar menjawab kebutuhan industri perhotelan di Kukar yang terus berkembang.

“Materi yang kami susun ini sangat relevan dan mendasar bagi setiap resepsionis,” ucapnya di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Rabu (4/6/2025).

Antoni menambahkan, keterampilan komunikasi hingga penanganan komplain menjadi modal utama bagi resepsionis untuk memberi kesan positif kepada tamu sejak pertama tiba.

“Kami ingin resepsionis di Kukar tidak hanya terampil secara teknis dalam mengoperasikan sistem Front Office atau prosedur check-in/out, tetapi juga memiliki kecakapan interpersonal yang kuat,” tambah Antoni.

Ia menjelaskan, setelah rangkaian materi tuntas, seluruh peserta akan mengikuti uji sertifikasi untuk mengukur seberapa jauh pemahaman mereka.

“Pemberian sesi materi telah usai, di akhir kegiatan akan dilakukan uji sertifikasi. Apa yang sudah diterangkan beberapa narasumber tersebut, harus dievaluasi dalam bentuk ujian individual bersama asesor, semoga dua puluh peserta yang mengikuti kegiatan ini semuanya bisa lulus ujian sertifikasi,” tutupnya.

Dengan pembekalan ini, Dispar Kukar optimistis pelayanan perhotelan di Kukar akan semakin prima dan mendukung reputasi daerah sebagai tujuan wisata yang ramah dan profesional.(Adv/Dispar Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *