Beranda » ADVERTORIAL » Run Street Ramadan 2025: Dari Tenggarong ke Kalender Nasional, Potensi Digelar Sepanjang Tahun

Run Street Ramadan 2025: Dari Tenggarong ke Kalender Nasional, Potensi Digelar Sepanjang Tahun

Sudutindonesia.info, Kukar – Run Street Ramadan yang digelar di Jalan Kartanegara, Tenggarong semakin mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat. Perlombaan yang berlangsung di bulan suci ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan serta membangun solidaritas di kalangan warga.

Memasuki hari keenam pelaksanaan, jumlah peserta terus mengalami peningkatan yang signifikan. Antusiasme masyarakat terlihat dari semakin banyaknya pelari yang berpartisipasi, serta dukungan penuh dari penonton yang memadati area perlombaan untuk memberikan semangat bagi para peserta.

Aji Muhammad Ari Junaidi, Kepala Bidang Pembudayaan dan Olahraga Dispora Kukar, mengungkapkan kegembiraannya melihat perkembangan acara ini.

“Alhamdulillah, semakin hari semakin banyak peserta yang ikut serta,” ujar Ari.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar sebagai penyelenggara utama berperan aktif dalam memastikan kelancaran acara ini. Berbagai fasilitas pendukung, mulai dari hadiah hingga kebutuhan panitia, disediakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memastikan kegiatan ini berjalan dengan sukses.

Ari Junaidi menambahkan bahwa Run Street Ramadan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi acara tahunan yang tidak terbatas hanya pada bulan Ramadan.

“Kegiatan ini sudah masuk dalam kalender nasional. Mudah-mudahan ke depan tidak hanya dilaksanakan di bulan Ramadan, tetapi juga di bulan lainnya,” ujar Ari dengan penuh harapan.

Menurut Ari, acara ini bukan sekadar kompetisi lari, melainkan juga sebuah kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat. Acara ini juga menjadi ajang bagi komunitas lari lokal untuk semakin berkembang dan membangun hubungan yang lebih baik.

“Komunitas yang bergabung dalam acara ini merupakan mitra yang baik. Kekompakan dan kebersamaan ini akan terus dijaga agar olahraga lari semakin berkembang secara profesional,” tambahnya.

Lebih jauh, Ari berharap Run Street Ramadan dapat menjadi sarana bagi pemuda di Kutai Kartanegara untuk mempererat solidaritas melalui olahraga. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para pemuda untuk tidak hanya berolahraga, tetapi juga menjalin hubungan sosial yang lebih erat dengan sesama.

Acara ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menjaga silaturahmi, mempererat hubungan antarwarga, dan meningkatkan rasa kebersamaan. “Semoga jiwa kebersamaan dan solidaritas di antara pemuda semakin kuat dengan adanya kegiatan ini,” pungkasnya.

Dengan semakin meningkatnya partisipasi masyarakat, Run Street Ramadan diharapkan dapat menjadi salah satu ikon olahraga yang dapat menarik lebih banyak peserta di tahun-tahun mendatang. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, acara ini juga memperkaya tradisi budaya olahraga di Kutai Kartanegara dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.(ADV/ARI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *