Beranda » DAERAH » World Cleanup Day 2025 di Kukar, Ratusan Peserta Bergerak Bersihkan Lingkungan, Menuju Indonesia Bersih 2029

World Cleanup Day 2025 di Kukar, Ratusan Peserta Bergerak Bersihkan Lingkungan, Menuju Indonesia Bersih 2029

Sudutindonesia.info, Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menggelar aksi bersih-bersih dalam rangka World Cleanup Day (WCD) 2025, Sabtu (11/10/2025) pagi. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat ini berlangsung di beberapa titik di Kota Tenggarong, dengan pusat kegiatan di area Waduk Panji Sukarame.

Kegiatan WCD tahun ini merupakan bagian dari gerakan nasional Menuju Indonesia Bersih 2029. Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, asosiasi profesi, dunia usaha, komunitas lokal, hingga pelajar dan masyarakat umum.

Beberapa titik lokasi aksi bersih-bersih meliputi sekitar Waduk Panji Sukarame, Jalan Durian, Stadion Rondong Demang, hingga area lapangan tenis. Titik kumpul sekaligus lokasi kampanye lingkungan dipusatkan di area parkir Waduk Panji Sukarame, Tenggarong.

Asisten II Sekretariat Daerah Kukar, Ahyani Fadianur Dian, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan World Cleanup Day yang diinisiasi DLHK Kukar.

“Rangkaian kegiatan sebenarnya sudah dimulai sejak September. Hari ini kita melaksanakannya khusus di Kota Tenggarong. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa menjadi sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama pengelolaan sampah plastik,” ujar Ahyani.

Ia menambahkan, sekitar tiga ratus peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini, yang berasal dari organisasi kemasyarakatan, pemuda, sekolah, komunitas lingkungan, hingga perangkat daerah terkait.

Menurutnya, kegiatan bersih-bersih kali ini tidak hanya difokuskan di area perkotaan, tetapi juga diharapkan dapat berlanjut ke kawasan lain di seluruh wilayah Kutai Kartanegara.

“Biasanya kegiatan seperti ini juga dilakukan sampai ke daerah pinggiran sungai. Mungkin kali ini baru tahap awal, mudah-mudahan nanti bisa dilakukan lagi secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahyani berharap gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan mulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga.

“Harapannya, masyarakat bisa ikut berpartisipasi mengelola lingkungan masing-masing. Semua dimulai dari rumah tangga, bagaimana kita mengelola sampah yang dihasilkan, baru kemudian meluas ke lingkungan sekitar,” tuturnya.

Kegiatan World Cleanup Day 2025 di Kutai Kartanegara, menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemerintah berharap gerakan ini tidak berhenti pada satu kali aksi, melainkan menjadi budaya bersama untuk terwujudnya Indonesia Bersih 2029. (Anita R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *