Dispar Kukar Pacu Program Unggulan untuk Wujudkan Pariwisata dan Ekraf Berdaya Saing


Sudutindonesia.info, KUKAR – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) terus memperkuat perannya sebagai salah satu motor penggerak dalam mewujudkan misi ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026.
Misi tersebut menitikberatkan pada peningkatan ekonomi daerah berbasis pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif (ekraf).
Untuk mendukung hal tersebut, Dispar Kukar telah merancang berbagai program strategis yang memanfaatkan potensi lokal sebagai daya tarik wisata dan penggerak ekonomi.
Beberapa di antaranya adalah Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F) dan Kukar Kreatif Idaman, yang rutin digelar setiap tahun.
Program-program tersebut terbukti mampu menciptakan atmosfer wisata yang dinamis di Kukar.
Kegiatan festival dan kreasi ekraf lokal tidak hanya menarik minat masyarakat tetapi juga berdampak langsung pada perputaran ekonomi pelaku usaha mikro di sekitar lokasi acara.
“Dari hasil survei, program-program ini sangat diminati dan didukung masyarakat dan terus kami laksanakan sebagai daya tarik wisata daerah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, Sabtu (10/5/2025).
Selain menghadirkan event yang mempromosikan keunikan Kukar, Dispar juga fokus mempercepat pengembangan destinasi wisata yang tersebar di desa, kawasan swasta, hingga kawasan milik pemerintah.
Namun, percepatan destinasi tidak cukup tanpa dukungan sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing.
Arianto menegaskan bahwa penguatan SDM menjadi prioritas agar sektor pariwisata dan ekraf dapat dikelola dengan profesional dan berkelanjutan.
Komitmen ini diwujudkan melalui rangkaian pelatihan teknis yang digelar beberapa tahun terakhir.
Pada 2024 lalu, Dispar Kukar mengadakan workshop videografi yang diikuti 20 peserta.
Para peserta tersebut kini telah memasuki tahap sertifikasi pada Mei 2025, sebagai bentuk pengakuan formal atas keahlian yang mereka miliki.
Tidak berhenti di situ, beberapa hari kemudian Dispar Kukar kembali menggelar workshop animasi berbasis kompetensi, yang melibatkan 25 peserta dari berbagai komunitas film dan pelaku ekraf di Kukar.
Pelatihan ini menekankan pentingnya keterampilan digital sebagai penunjang pengembangan subsektor kreatif di era industri kreatif saat ini.
“Kegiatan-kegiatan untuk menyiapkan sumber daya manusia Kukar yang unggul dan berdaya saing untuk memajukan pariwisata dan ekraf,” tandasnya.(Adv/Dispar Kukar)

