Beranda » DAERAH » Dari Jurnalis ke Konten Kreator, Tantangan Media Lokal di Era Digital Dibedah di Insan Pers Bekesah

Dari Jurnalis ke Konten Kreator, Tantangan Media Lokal di Era Digital Dibedah di Insan Pers Bekesah

Sudutindonesia.info, Kutai Kartanegara – Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menjadi sorotan utama dalam diskusi “Insan Pers Bekesah” yang digelar Minggu malam (21/12/2025) di Taman Tanjong, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Sejumlah narasumber menekankan pentingnya adaptasi media lokal agar tetap relevan di era digital.

Founder Selasar.co, Achmad Ridwan, menilai jurnalis saat ini tidak cukup hanya menulis berita, tetapi juga dituntut mampu tampil sebagai konten kreator. “Riset menunjukkan masyarakat lebih percaya influencer dibanding jurnalis. Mau tidak mau, jurnalis harus beradaptasi tanpa meninggalkan etika,” ujarnya.

Ridwan membagikan pengalamannya tampil langsung di depan kamera meski awalnya tidak percaya diri. Namun, langkah tersebut terbukti mampu menjangkau audiens yang jauh lebih luas dibandingkan berita berbasis teks. “Tulisan di web saya dibaca sekitar 8.000 orang, sementara konten video di media sosial bisa ditonton lebih dari 150.000 kali,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Pemimpin Redaksi Kaltim Today, Ibrahim, memaparkan strategi medianya yang sejak awal mengusung pendekatan multiplatform. Menurutnya, distribusi berita tidak boleh terpaku pada website semata. “Kami mendistribusikan konten ke Instagram, TikTok, dan Facebook, dengan cara penyajian yang berbeda sesuai karakter audiens,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa wartawan tetap menjadi aktor utama di lapangan, namun media harus mampu mengemas dan mendistribusikan informasi, secara cepat dan menarik agar tidak kalah dengan akun-akun media sosial nonjurnalistik.(Anita R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *