Beranda » ADVERTORIAL » DINAS PARIWISATA KUKAR » Dispar Kukar Siapkan Panggung Seni Secara Rutin di Taman Tanjong

Dispar Kukar Siapkan Panggung Seni Secara Rutin di Taman Tanjong

Sudutindonesia.info, KUKAR – Taman Tanjong yang kini menjadi salah satu ruang terbuka hijau (RTH) favorit masyarakat di Tenggarong bakal semakin semarak.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam hal ini berencana menggelar pertunjukan seni secara rutin di taman yang terletak di Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji itu.

Taman yang dulunya dikenal sebagai eks Tanjung tersebut kini menjadi destinasi baru yang ramai dikunjungi warga lokal maupun luar daerah.

Kawasan ini pun viral di media sosial, khususnya Instagram, berkat latar pemandangan Sungai Mahakam dan Jembatan Repo-Repo yang memukau saat malam hari.

Plt Kabid Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan pihaknya telah mendiskusikan rencana pengelolaan dan pemanfaatan area ini. Karena statusnya sebagai RTH, pengelolaan kawasan berada di bawah tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar.

“Ruang ini dibuka secara gratis untuk umum. Siapa pun boleh datang dan menikmati suasananya, asalkan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan,” ujarnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya, pada Rabu (9/4/2025).

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama, mengingat masih ditemukan pengunjung yang belum tertib dalam mematuhi aturan.

Beberapa larangan seperti membuang sampah sembarangan dan bermain otopet di area taman harus dihindari demi menjaga kenyamanan pengunjung lain.

“Kalau fasilitas ini dijaga bersama, manfaatnya akan dirasakan oleh semua. Kami imbau masyarakat untuk turut menjaga ikon-ikon baru seperti kawasan Tanjong ini,” tegas Ivan.

Melihat antusiasme pengunjung yang tinggi, terutama dari kota-kota sekitar seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang, Dispar Kukar berencana mengaktifkan panggung permanen yang sudah tersedia di area taman.

Rencananya, pertunjukan seni akan dikemas mirip dengan yang sudah berlangsung di kawasan Simpang Odah Etam (SOE), yakni dengan menghadirkan pertunjukan seni dan pelaku UMKM setiap malam minggu.

Menurut Ivan, Taman Tanjong sangat potensial dijadikan panggung kreasi terbuka bagi komunitas seni dan pelaku hiburan lokal.

Selain memperkaya aktivitas budaya, program ini juga menjadi sarana rekreasi warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM.

“Kami ingin Tanjong menjadi ruang ekspresi bagi kelompok seni lokal. Silakan siapa saja yang ingin tampil, kami terbuka untuk semua bentuk kreativitas,” tutupnya.(Adv/Dispar Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *