Beranda » ADVERTORIAL » DINAS PARIWISATA KUKAR » Festival Budaya Nusantara Siap Digelar Kembali, Dispar Prioritaskan Panggung untuk Seniman Lokal dan Daerah

Festival Budaya Nusantara Siap Digelar Kembali, Dispar Prioritaskan Panggung untuk Seniman Lokal dan Daerah

Sudutindonesia.info, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mempersiapkan pelaksanaan Festival Kesenian Budaya Nusantara (FKBN) tahun 2025.

Event budaya tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, dari 19 hingga 23 Juli 2025.

Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kukar, Awang Ivan Ahmad, menyampaikan bahwa FKBN tahun ini tetap berkomitmen menjadi panggung bagi keberagaman seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Fokus utama festival masih mengusung semangat pelestarian tradisi Nusantara.

Untuk pelaksanaannya, Dispar Kukar kembali menggandeng Studio Indonesia Berbudaya (SIOB) sebagai kurator utama. Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan seniman-seniman berkualitas dari berbagai provinsi di Tanah Air.

“Tahun ini, FKBN kembali hadir sebelum EBIFF. Insya Allah kita bekerja sama dengan SIOB, mereka akan bertindak sebagai kurator untuk menghadirkan talent-talent kesenian dari berbagai provinsi di Indonesia,” ujar Ivan saat dikonfirmasi via telepon pada Senin (14/4/2025)

Meski belum menghadirkan penampil dari luar negeri, FKBN 2025 tetap menjadi panggung besar bagi ragam budaya lokal dan nasional.

Dengan mengusung tagline Festival Budaya Nusantara, event ini menegaskan identitasnya sebagai ruang ekspresi seni dari dalam negeri.

Kehadiran FKBN juga menjadi pembuka menuju East Borneo International Folklore Festival (EBIFF), yang akan digelar di tingkat provinsi. Melalui FKBN, Dispar Kukar ingin memastikan bahwa seniman lokal dan dari berbagai daerah mendapat ruang tampil yang setara.

“Tagline kita masih Festival Budaya Nusantara, jadi tahun ini kita belum mengundang penampil dari luar negeri. Kita ingin memaksimalkan potensi seni dan budaya dari berbagai daerah Nusantara,” jelas Ivan.

Menariknya, meski berskala nasional, FKBN tidak melupakan potensi lokal. Semua kecamatan di Kukar dijanjikan mendapat kesempatan tampil dalam skala yang sama.

“Kami pastikan setiap kecamatan mendapatkan porsi tampil yang sama. Penampilan lokal inilah yang menjadi kekuatan utama FKBN,” tegas Ivan.

Dengan melakukan kolaborasi dan pelestarian budaya, Dispar Kukar berharap FKBN terus berkembang sebagai ruang apresiasi seni yang tidak hanya membanggakan daerah, tapi juga bisa mencuri perhatian di kancah internasional.(Adv/Dispar Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *