Beranda » ADVERTORIAL » DLHK KUKAR » Warga Teluk Dalam Inisiasi TPS Mandiri untuk Atasi Sampah Rumah Tangga

Warga Teluk Dalam Inisiasi TPS Mandiri untuk Atasi Sampah Rumah Tangga

Sudutindonesia.info, Kukar – Warga RT 1 Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan dengan membangun Tempat Pembuangan Sementara (TPS) mandiri dari bahan kayu di Jalan AP Mangkunegara. TPS ini menjadi pengganti lokasi lama yang sebelumnya dikembalikan ke pemilik lahan.

Inisiatif tersebut muncul karena warga kehilangan lokasi untuk menampung sampah rumah tangga. Sebagai solusi, mereka bergotong-royong membangun TPS darurat agar sampah tetap tertata rapi dan tidak menumpuk di lingkungan sekitar.

Nanang, salah satu warga yang terlibat, menjelaskan bahwa pembangunan TPS merupakan kesepakatan bersama untuk menjaga kebersihan wilayah.

“Kami membuat TPS baru karena lahan lama sudah dikembalikan. Tanpa TPS ini, sampah bisa berserakan di mana-mana,” ujarnya saat mengecat dinding fasilitas.

Meski terbuat dari kayu sederhana, keberadaan TPS ini sangat membantu warga dalam menampung sampah sebelum diangkut petugas kebersihan. Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara, dapat menyediakan fasilitas jangka panjang yang lebih layak.

Menanggapi kondisi ini, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti dan memastikan pengelolaan sampah berjalan sesuai standar.

“Kami mengapresiasi inisiatif warga yang sudah berbuat nyata. Partisipasi masyarakat seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat,” tuturnya.

Irawan menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi harus dilakukan bersama masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya warga membuang sampah sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 18 Tahun 2025, yakni pukul 06.00–07.00 WITA di pagi hari dan pukul 18.00–19.00 WITA di sore hari.

“Kepatuhan terhadap jadwal buang sampah terlihat sederhana, tetapi berdampak besar terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” jelas Irawan, menambahkan bahwa kebiasaan kecil ini penting untuk menjaga lingkungan tetap sehat, bersih, dan bebas bau.

Keberhasilan TPS mandiri Teluk Dalam menjadi contoh nyata partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Langkah ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara warga dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.(Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *