Beranda » ADVERTORIAL » DINAS PARIWISATA KUKAR » Dispar Kukar Bakal Fasilitasi Kebutuhan Sektor Aplikasi dan Game di Gedung Kekraf

Dispar Kukar Bakal Fasilitasi Kebutuhan Sektor Aplikasi dan Game di Gedung Kekraf

Sudutindonesia.info, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menaruh perhatian serius pada subsektor aplikasi dan game yang kini makin berkembang.

Melalui Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf), Dispar Kukar akan memfasilitasi berbagai kebutuhan pelaku industri digital tersebut agar bisa lebih terarah dan terorganisir.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda mengungkapkan, potensi generasi muda Kukar di bidang teknologi informasi (IT) cukup besar.

Namun, kebanyakan masih belum terwadahi dengan baik sehingga perlu dukungan fasilitas memadai agar kreativitas mereka tidak terhenti.

“Kawula muda di Kukar banyak yang andal di bidang IT, namun mereka masih terpencar dan belum terfasilitasi dengan baik,” kata Zikri ketika diwawancarai pada Kamis (1/5/2025).

Ia menambahkan, Dispar Kukar siap menyediakan peralatan pendukung, jaringan internet stabil, hingga server yang memadai di Gedung Kekraf nanti.

Dengan dukungan tersebut, para pelaku subsektor aplikasi dan game diharapkan bisa saling bertukar ide dan berkolaborasi menciptakan produk digital lokal.

“Semua kebutuhan subsektor aplikasi dan game akan dipusatkan di Gedung Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kabupaten sebagai tempat berkumpul. Lantaran anak-anak IT tipikalnya cenderung tertutup dan membuat sesuatu sendiri,” jelasnya.

Menurut Zikri, pengembangan subsektor aplikasi dan game bukan hanya soal meningkatkan kreativitas anak muda, tetapi juga bagian dari strategi mempercepat pelayanan publik berbasis digital.

Ia berharap terobosan ini bisa menjangkau masyarakat di wilayah Kukar, termasuk daerah yang akses internetnya masih terbatas.

“Harapan saya, Gedung Kekraf itu segera jadi dan saya akan mengisi kebutuhan mereka, otomatis itu akan menarik mereka karena punya alat maupun server memadai,” ungkap Zikri.

Lebih jauh, Dispar Kukar juga berencana meniru praktik pendataan pelaku ekonomi kreatif di Kota Malang, Jawa Timur. Dengan sistem digital, pendataan akan berjalan lebih rapi dan memudahkan pemetaan potensi di tiap kecamatan.

“Makanya saya lakukan karena seperti zaman sekarang ini sesuatu yang berbau IT itu sangat luar biasa, bagaimana caranya kita berkembang pesat,” tandasnya.

Dengan upaya tersebut, diharapkan Kukar bisa punya talenta digital yang tak hanya handal secara teknis, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi dan mendukung pelayanan publik yang semakin modern.(Adv/Dispar Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *