Beranda » ADVERTORIAL » DLHK KUKAR » DLHK Kukar Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Sampah Akibat Pertumbuhan Penduduk

DLHK Kukar Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Sampah Akibat Pertumbuhan Penduduk

Sudutindonesia.info, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan volume sampah yang diperkirakan meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perluasan wilayah perkotaan dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi ini dinilai perlu direspons cepat agar tidak menimbulkan dampak serius terhadap kebersihan dan keseimbangan lingkungan di Kukar.

Pertumbuhan penduduk yang terus naik setiap tahun otomatis menambah beban pengelolaan sampah. Di sisi lain, ekspansi kawasan perkotaan juga memperluas area layanan kebersihan yang membutuhkan sarana dan sistem pengolahan limbah lebih modern serta berkelanjutan.

Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, menegaskan bahwa peningkatan jumlah warga berbanding lurus dengan produksi sampah harian. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus menyiapkan strategi matang agar persoalan tersebut tidak menjadi krisis lingkungan di masa depan.

“Pastinya karena sampah ini kan mengikuti jumlah penduduk. Kemudian dengan pengembangan suatu wilayah kota, maka volume sampah akan menjadi tantangan bagi kami untuk lima tahun ke depan,” ujarnya di Tenggarong belum lama ini.

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan tenaga petugas kebersihan, tetapi memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap. Armada pengangkut, sistem pemrosesan, serta Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang layak menjadi faktor utama untuk menjaga efektivitas layanan kebersihan di daerah.

“Mungkin kawan-kawan sudah melihat bahwa untuk penunjang pengolahan sampah banyak yang memang memerlukan sarana dan prasarana. Begitu juga lokasi tempat pembuangan sampah yang harus mampu menampung sampah yang semakin meningkat setiap tahunnya,” tuturnya.

DLHK Kukar kini tengah menyusun strategi jangka menengah guna mengantisipasi pertumbuhan sampah tersebut. Salah satu fokusnya adalah memperkuat sistem pengelolaan terintegrasi yang tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Pertambahan penduduk maupun pengembangan kota adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Maka dari itu, yang bisa kita lakukan adalah menyiapkan sistem pengelolaan yang lebih baik, berkelanjutan, dan melibatkan masyarakat,” tegas Slamet.

Ia menyebutkan bahwa pengelolaan berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) akan menjadi langkah konkret dalam strategi DLHK ke depan. Dengan pola ini, masyarakat didorong untuk mengurangi produksi sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, dan mendaur ulang limbah sejak dari rumah tangga.

Menurut Slamet, keberhasilan penerapan konsep 3R sangat bergantung pada kesadaran masyarakat. Pemerintah daerah hanya bisa menyediakan fasilitas dan dukungan kebijakan, sementara peran utama tetap berada di tangan warga.

“Semakin tinggi keterlibatan masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah, semakin besar peluang kita keluar dari ancaman krisis sampah,” jelasnya.

Untuk memperkuat upaya tersebut, DLHK Kukar juga menyiapkan program edukasi lingkungan di sekolah, desa, dan kelurahan. Tujuannya agar kesadaran menjaga kebersihan tertanam sejak usia dini dan menjadi budaya bersama di tengah masyarakat.

Langkah edukatif ini diharapkan dapat menciptakan pola hidup bersih dan sehat di seluruh lapisan warga. Dengan begitu, upaya pemerintah dalam menekan volume sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan.

Dengan strategi yang matang, peningkatan fasilitas pengelolaan, serta dukungan masyarakat, DLHK Kukar optimistis mampu menghadapi tantangan pengelolaan sampah dalam lima tahun ke depan. Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya menjadikan kebersihan dan lingkungan hidup sebagai prioritas utama pembangunan menuju Kutai Kartanegara yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.(Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *