Beranda » ADVERTORIAL » DLHK KUKAR » DLHK Kukar Perkuat Komitmen Kurangi Kantong Plastik Sekali Pakai

DLHK Kukar Perkuat Komitmen Kurangi Kantong Plastik Sekali Pakai

Sudutindonesia.info, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara terus memperkuat upaya pengurangan kantong plastik sekali pakai di masyarakat. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kukar.

Program pengurangan plastik ini telah dijalankan sejak dua tahun terakhir sebagai tindak lanjut Peraturan Bupati Nomor 97 Tahun 2023, yang membatasi penggunaan kantong plastik di masyarakat. DLHK mendorong warga untuk lebih bijak memanfaatkan plastik dan beralih ke wadah ramah lingkungan.

“Ini jadi pijakan awal untuk menggerakkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan plastik,” ujarnya saat ditemui di Tenggarong ttp Oktober 2025.

Salah satu implementasi nyata kebijakan ini terlihat saat perayaan Idul Adha, ketika DLHK rutin mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai saat membagikan daging kurban. Warga dianjurkan memanfaatkan anyaman bambu, daun pisang, atau besek sebagai alternatif ramah lingkungan.

“Kampanye ini tidak hanya mengurangi timbunan plastik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang dampak limbah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan,” jelas Slamet.

Selain itu, DLHK Kukar menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup, mulai dari penanaman pohon endemik seperti ulin, pembersihan Sungai Tenggarong, uji emisi kendaraan, hingga lomba daur ulang plastik bagi pelajar.

“Kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda, agar mereka memahami bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Slamet.

DLHK juga mengirimkan surat edaran kepada pemerintah desa, kelurahan, dan sekolah agar membentuk bank sampah. Strategi ini bertujuan membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih terarah dan berkesinambungan.

“Rencana kami, setiap desa, sekolah, hingga OPD nantinya wajib memiliki bank sampah sendiri agar pengelolaan limbah lebih efisien,” tegas Slamet.

Slamet menyoroti meningkatnya volume sampah di pagi hari, terutama di kawasan wisata dan ruang publik seperti Taman Tanjong. Ia berharap warga ikut menjaga kebersihan area tersebut, yang kini menjadi ikon ruang terbuka hijau di Kukar.

“Saya berharap ke depan taman ini makin rapi. Dinas Perhubungan bisa mengatur parkir, Koperasi UMKM membina pedagang, dan Satpol PP mendukung dari sisi keamanan. DLHK akan terus bertanggung jawab terhadap kebersihannya,” pungkasnya optimis.

Melalui langkah-langkah tersebut, DLHK Kukar berharap kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah dan pengurangan plastik sekali pakai meningkat secara berkelanjutan. Komitmen bersama antara pemerintah dan warga menjadi kunci terciptanya lingkungan lebih bersih, hijau, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kutai Kartanegara.(Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *