Beranda » ADVERTORIAL » DLHK KUKAR » DLHK Kukar Utamakan Dialog Sebelum Menindak Kasus Lingkungan

DLHK Kukar Utamakan Dialog Sebelum Menindak Kasus Lingkungan

Sudutindonesia.info, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara menegaskan pentingnya pendekatan dialogis dalam menangani dugaan pelanggaran lingkungan. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan kepentingan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah daerah, sekaligus mencegah gesekan sosial dan memberikan ruang penyelesaian yang konstruktif.

Pendekatan berbasis komunikasi diyakini dapat menjadi sarana edukatif bagi masyarakat dan pelaku usaha agar memahami tanggung jawab mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan. Strategi ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah memperkuat tata kelola lingkungan yang adil dan berkelanjutan.

“Kalau ada dugaan persoalan lingkungan, sebaiknya diselesaikan lebih dulu di tingkat bawah melalui pendekatan. Jangan langsung dibawa ke tingkat atas sebelum dilakukan klarifikasi dan pembinaan,” ujarnya saat ditemui di Tenggarong ttp Oktober 2025.

Ia menambahkan, proses pembinaan bertahap ini tidak hanya menghindari konflik berkepanjangan, tetapi juga memberi kesempatan bagi pelaku usaha memperbaiki kekeliruan dan menyesuaikan aktivitas agar sesuai ketentuan yang berlaku.

“DLHK tidak semata-mata menindak, tapi memastikan kegiatan yang dilakukan sudah sesuai ketentuan. Kalau ada kekeliruan, kami berikan pembinaan dulu agar bisa diperbaiki,” tegas Wisnu.

Meskipun demikian, ia mengakui ada sejumlah tantangan di lapangan, seperti jarak pengawasan yang cukup jauh dan respons berbeda dari masyarakat maupun perusahaan. Namun, DLHK tetap konsisten mengutamakan pendekatan persuasif agar penyelesaian masalah lingkungan berlangsung kondusif.

Wisnu juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Partisipasi warga tidak hanya dibutuhkan saat melaporkan dugaan pencemaran, tetapi juga dalam mencari solusi bersama sebelum kasus dibawa ke ranah hukum.

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha sangat menentukan keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

DLHK Kukar optimistis dengan membangun dialog terbuka dan kerja sama lintas pihak, penanganan masalah lingkungan dapat lebih cepat, efektif, dan berkeadilan. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan sesaat, tetapi juga menumbuhkan budaya peduli lingkungan, sehingga pembangunan daerah berjalan seiring dengan pelestarian alam berkelanjutan.(Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *