Kukar Perkuat Gerakan Lingkungan Menuju Indonesia Bersih 2029


Sudutindonesia.info, Kukar – Tekad masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menciptakan lingkungan bersih dan berkelanjutan semakin nyata melalui deklarasi gerakan “Kutai Kartanegara Menuju Indonesia Bersih 2029”. Acara yang berlangsung di Waduk Panji Sukarame, Kecamatan Tenggarong, menandai komitmen warga untuk menjadikan Kukar sebagai percontohan pengelolaan kebersihan di Kalimantan Timur.
Salah satu fokus utama deklarasi ini adalah membangun budaya peduli lingkungan melalui pendidikan, kampanye, dan keteladanan masyarakat. Langkah ini diyakini mampu menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban seluruh warga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara, Slamet Hadiraharjo, menekankan pentingnya edukasi lingkungan sejak usia dini agar generasi muda terbiasa mencintai dan merawat alam. Pembiasaan sederhana, seperti memilah sampah, hemat energi, dan tidak membuang sampah sembarangan, menjadi bentuk pendidikan karakter lingkungan yang efektif.
“Anak-anak adalah agen perubahan masa depan. Jika mereka terbiasa peduli lingkungan sejak kecil, maka perilaku itu akan menjadi kebiasaan yang melekat seumur hidup,” ujar Slamet.
Selain melalui pendidikan formal, kampanye di ruang publik dan media sosial juga dianggap penting agar masyarakat lebih mudah memahami urgensi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Keteladanan dari pemimpin, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha pun memiliki peran besar dalam membangun kesadaran kolektif.
“Ketika warga melihat pemimpinnya aktif dalam aksi bersih-bersih atau pengelolaan sampah, kesadaran itu akan tumbuh secara alami,” tambahnya.
Deklarasi tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar sistem pengelolaan sampah berjalan berkelanjutan, tidak sekadar wacana.
Slamet mencontohkan, bentuk kerja sama dapat berupa program CSR dari perusahaan untuk mendukung fasilitas pengelolaan sampah, pelatihan warga, serta pembangunan bank sampah di setiap kecamatan. Sinergi semacam ini diharapkan mempercepat transformasi Kukar menjadi kabupaten yang berdaya saing dalam bidang lingkungan.
Pada poin terakhir, warga Kukar menegaskan tekad menjadikan daerahnya sebagai teladan gerakan Indonesia Bersih 2029 di Kalimantan Timur. Komitmen ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat di masyarakat.
“Kami ingin membuktikan bahwa Kukar bisa menjadi daerah teladan dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Ini bukan sekadar soal kebersihan, tetapi tentang mewariskan bumi sehat bagi generasi berikutnya,” tutur Slamet dengan optimisme.
Ia menekankan bahwa semangat deklarasi ini harus diteruskan menjadi gerakan berkelanjutan di setiap lapisan masyarakat. Dengan pendidikan yang kuat, keteladanan nyata, dan kolaborasi solid, Kukar diyakini mampu menjadi pionir gerakan Indonesia Bersih di Kalimantan Timur.(Adv/DLHK KUKAR)

