Sekda Minta DLHK Kukar Prioritaskan Program Lingkungan Efektif


Sudutindonesia.info, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menekankan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) fokus menjalankan program lingkungan yang benar-benar prioritas. Arahan ini disampaikan menyusul kondisi pendapatan daerah yang menurun, sehingga anggaran terbatas harus dimanfaatkan seoptimal mungkin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyampaikan hal tersebut saat Rapat Koordinasi Penyusunan Kebijakan Pengelolaan Sampah di Hotel Midtown, Samarinda. Ia menegaskan pentingnya efisiensi perencanaan dan pelaksanaan program, terutama yang berdampak langsung pada pengelolaan lingkungan.
“DLHK harus memaksimalkan anggaran yang ada dengan mengutamakan kegiatan yang memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” ujar Sunggono.
Ia memaparkan kondisi fiskal daerah saat ini, di mana pendapatan tahun 2025 diperkirakan Rp11 triliun, namun realisasinya hanya Rp9,1 triliun. Tren penurunan diperkirakan berlanjut pada tahun depan dengan target RKPD Rp7,3 triliun, dan kemungkinan realisasi hanya Rp5,6 triliun. Dari total anggaran, belanja pegawai mencapai Rp2,34 triliun dan mandatory spending sekitar Rp1,8 triliun, sehingga kapasitas riil untuk program OPD terbatas, kemungkinan kurang dari Rp1 triliun.
Sunggono menekankan bahwa kondisi ini menuntut DLHK untuk lebih selektif dalam menentukan kegiatan. Program yang dijalankan harus memiliki arah jelas dan hasil terukur, termasuk pengelolaan sampah, penghijauan, dan konservasi hutan.
“Jangan sampai banyak program berjalan, tetapi manfaatnya tidak signifikan bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Selain itu, Sekda menyoroti perlunya inovasi dalam menangani persoalan lingkungan. DLHK diharapkan mampu melibatkan partisipasi masyarakat serta memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan lingkungan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Perlu ada kerja sama dengan masyarakat, lembaga pendidikan, dan dunia usaha, sehingga tanggung jawab menjaga lingkungan bisa dijalankan bersama,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa efisiensi bukan sekadar penghematan, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah agar setiap rupiah anggaran memberi dampak nyata terhadap perbaikan lingkungan dan kesejahteraan warga.
Dalam penutup arahannya, Sunggono menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah. Ia berharap DLHK Kukar dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi Kutai Kartanegara yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
“Dengan perencanaan matang dan semangat kolaborasi, DLHK bisa menjadi motor utama dalam menjaga lingkungan Kukar tetap lestari,” tutupnya.(Adv/DLHK KUKAR)

