Tenggarong Bakal Miliki Hutan Kota, Warga Bisa Belajar dan Rekreasi di Alam Terbuka


Sudutindonesia.info, Kukar — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus menghadirkan inovasi ruang publik ramah lingkungan melalui pembangunan Hutan Kota Tenggarong. Kawasan hijau ini dirancang sebagai tempat edukasi lingkungan sekaligus area rekreasi bagi seluruh masyarakat.
Hutan Kota Tenggarong akan dibangun di pusat ibu kota kabupaten, menempati lahan lebih dari satu hektare yang dibeli melalui Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang pada 2024 dengan nilai sekitar Rp13 miliar. Saat ini proyek telah memasuki tahap Detail Engineering Design (DED) dan dijadwalkan mulai pembangunan fisik secara bertahap pada 2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Slamet Hadiraharjo, menjelaskan bahwa hutan kota berperan sebagai penyeimbang ekologis di tengah pertumbuhan kota.
“Hutan kota ini tidak hanya menjadi ruang bersantai, tetapi juga wahana belajar tentang lingkungan dan ekosistem bagi masyarakat,” ujar Slamet.
Desain kawasan mengusung konsep hijau modern yang memadukan keindahan estetika dan fungsi ekologis. Berbagai fasilitas akan tersedia, termasuk ruang rapat terbuka, area rekreasi publik, serta kafe ramah lingkungan untuk meningkatkan interaksi warga dengan alam.
“Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman baru sekaligus ikut menjaga kelestarian hutan kota,” tambah Slamet.
Hutan Kota Tenggarong juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Kukar untuk meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH) sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kehadiran hutan kota ini diharapkan memperkuat ketahanan ekologi, meningkatkan kualitas udara, serta menjadi pusat aktivitas sosial dan budaya.
Dengan pembangunan yang berjalan lancar, Hutan Kota Tenggarong diproyeksikan menjadi ikon baru kota, simbol keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan, sekaligus menghadirkan ruang hidup yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi warga Kutai Kartanegara.(Adv/DLHK KUKAR)

